Vaksinasi COVID-19 Tahap 2

 Vaksinasi tahap 2 sudah mulai dilakukan di seluruh fasilitas kesehatan termasuk RSUD KRT. Setjonegoro, dari 23 faskes se-Kabupaten Wonosobo.
Sebanyak 1.000 dosis vaksin sinovac dengan sasaran 5.000 meliputi ASN layanan publik, aparat TNI-Polri, tenaga kesehatan termasuk wartawan.

Vaksinasi tahap 2 akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh Indonesia. Vaksinasi tahap kedua diharapkan selesai pada Mei 2021 dengan total sasaran sebanyak 38.513.446 orang. Sasaran vaksinasi tahap kedua merupakan kelompok masyarakat yang memiliki interaksi dan mobilitas tinggi sehingga rentan terpapar

Mekanisme pendaftaran

Terdapat tiga mekanisme pendaftaran untuk program vaksinasi tahap 2. Mekanisme pendaftarannya, yaitu: Setiap lembaga atau institusi dapat mendaftarkan anggotanya secara online melalui sistem PCare. Untuk kelompok masyarakat lansia, data diperoleh dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri. Peserta vaksinasi dapat mendaftarkan diri secara manual ke institusi atau lembaga yang menaungi mereka, tetapi bisa juga ke fasilitas kesehatan terdekat.

Perubahan persyaratan

Pemerintah mengizinkan pemberian vaksin Covid-19 bagi sasaran tunda, dengan detail sebagai berikut: Ibu menyusui Orang dengan riwayat epilepsi yang terkontrol ODHA yang minum obat teratur Lansia di atas 60 tahun. Pada kelompok lansia, vaksin diberikan sebanyak dua dosis dengan interval 28 hari. Penyintas Covid-19. Apabila sudah dinyatakan sembuh minimal 3 bulan, maka dapat menerima vaksin Covid-19. Komorbid.

Untuk kelompok komorbid seperti hipertensi, vaksin boleh diberikan dengan syarat tekanan darah di bawah 180/110 mmHG. Sementara untuk penderita penyakit kronik, vaksinasi bisa diberikan sepanjang belum ada komplikasi akut, dan bagi penyintas kanker vaksin dapat diberikan di bawah pengawasan medis. Adapun pemberian vaksin akan ditunda apabila sasaran vaksinasi mengalami beberapa hal sebagai berikut: Mengalami gejala demam seperti batuk, pilek, sesak napas dalam tujuh hari terakhir, maka vaksinasi ditunda hingga 14 hari setelah gejala muncul Ibu hamil Pengidap penyakit otoimun sistemik Seseorang yang sedang pengobatan gangguan pembekuan darah, defisiensi imun, dan penerima transfusi Dengan adanya perubahan ini, Kementerian Kesehatan meminta daerah untuk menggunakan aplikasi PCare dalam rangka pembaruan screening dan registrasi ulang pada sasaran tunda. Teknis pelaksanaan vaksinasi bagi kelompok sasaran tunda tidak berbeda, tetapi proses screening kesehatan akan dilakukan lebih detail sesuai dengan form yang telah disediakan.

#sehatbersamasetjonegoro
#vaksinasicovid_19
#lawancovid19
#wonosobobisa

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *