Klinik Orthopedi

Banyak orang berpikir bahwa orthopedi hanya meliputi patah tulang dan berhubungan dengan operasi. Sebenarnya orthopedi jauh lebih luas dari itu, orthopedi bukan cabang ilmu bedah, melainkan cabang dari ilmu kedokteran.

Orthopedi menangani berbagai kelainan dan perlukaan sistem muskuloskeletal. Lantas sistem muskuloskeletal itu apa? Muskulo = otot, skeletal = tulang, jadi otot dan tulang saja dong? Lebih luas dari itu juga, sistem ini meliputi segala sesuatu yang berkaitan dengan alat gerak kita dari leher sampai ujung jari-jari kaki.

Jadi seorang dokter orthopedi terlatih untuk menangani segala macam keluhan alat gerak dari leher sampai ujung jari kaki, mulai dari rasa nyeri, kelemahan, kelumpuhan, kesemutan, luka sampai kaku dari bayi sampai orang lanjut usia.

Metode penanganan orthopedi pun bukan melulu melalui operasi atau pembedahan. Obat-obatan, alat bantu, gips, perubahan perilaku, semua dapat menjadi modalitas.

Lantas kata orthopedi sendiri artinya apa? Berasal dari kata orthos=lurus dan pais=anak, orthopedi pertama kali dicetuskan oleh Nicolas Andry tahun1741 dalam bukunya Orthopaedia, or the Art of Preventing and Correcting Deformities in Children. Meskipun kata orthopaedi kurang mencakup jangkauan ilmunya, namun ia terus digunakan selama lebih dari dua abad dan sepertinya tidak mungkin untuk diganti.

Dokter Spesialis yang praktek di RSUD KRT. Setjonegoro Wonosobo yaitu : dr. Hirman Ari Wibawa, Sp.OT